5 Tipe Headline - Anda pernah membaca koran, yang biasanya memiliki headline menarik ?
Pasti pernah. Siapa sih zaman sekarang yang tidak pernah baca koran? Walau
tidak setiap hari, tapi kita pasti pernah membacanya.
Saat anda membaca koran halaman mana yang anda baca lebih dulu? Depan?
Belakang? Atau halaman tengah?

Kebanyakan orang membaca pasti dari depan ya? Karena kita biasanya
mencari tahu headline lebih dulu. Di dalam headline inilah letak informasi yang
terpenting hari itu. Ya… setidaknya dengan membaca judul headline kita tahu apa
yang sedang “hot” hari ini.
Nah, sekarang kita akan bicarakan headline. Kita sebut saja headline ini
kepala tulisan. Setiap iklan baik itu di Koran, majalah, banner, artikel blog
atau di sales letter. Headline sangat di perlukan untuk mengawali seluruh isi
halaman.
Headline berisi informasi terpenting dalam iklan, sales letter atau
halaman web anda. Dan letaknya juga di atas, headline inilah yang berfungsi
menarik perhatian pengunjung pertama kali. Headline ini harus menarik! Supaya
pengunjung jatuh cinta dengan tulisan iklan Anda sejak pandangan pertama.
Apalagi anda sedang memasarkan produk. Dengan headline yang menarik, pengunjung
akan berminat membeli.
Sebagai internet marketer, anda harus jeli memilih headline yang paling
tepat. Ok…di bawah ini ada 5 tipe headline yang bisa anda tahu dan pelajari serta Anda
gunakan pada saat menulis content. Baik itu content blog, website atau content
iklan Anda.
1. News
Headline
Headline semacam ini berisi informasi yang belum pernah pengunjung
ketahui. Biasanya headline jenis ini digunakan untuk mengenalkan produk terbaru
yang belum pernah ada. Atau setidaknya belum diketahui orang banyak. Misal,
sales letter untuk produk mesin fotocopy warna.
2. Promise
Headline
Headline jenis ini menjanjikan sesuatu pada pengunjung jika mereka
mengikuti anjuran yang anda berikan. Misal seperti kalimat, “Segera gabung dan
klik join now. Anda akan dapat ebook gratis.!”
3. Selective
Headline
Anda bingung apa maksudnya selective headline? Ya, selective headline
berarti memilih pengunjung. Headline ini langsung mengarah pada kelompok
pengunjung tertentu. Tidak berlaku untuk semua pengunjung. So, dengan kata
lain, headline ini khusus untuk sales letter yang produknya memiliki pangsa
pasar tertentu.
Misal, “perawatan istimewa bagi anda yang mempunyai masalah dengan
kesuburan rambut indah anda.”
Kekurangan sales letter ini tidak menjaring semua pengunjung. Jadi bagi
mereka yang tidak punya masalah dengan kesuburan rambut tidak akan membaca
sales letter anda lebih lanjut.
4. Curiosity
Headline
Tujuan headline ini sebagai pemancing minat pengunjung agar tertarik
membaca sales letter anda lebih lanjut. Atau dengan kata lain headline jenis
ini mampu membuat pengunjung penasaran.
Contoh, “cara aman mengatasi insomnia.” Meski tidak semua orang mengalami
insomnia, tapi banyak yang ingin tahu bagaimana cara mengatasi kesulitan tidur.
Karena, sesekali dalam hidup seseorang pasti pernah mengalami kesulitan tidur.
Apalagi bagi mereka yang hidup penuh dengan tekanan pekerjaan atau sering mengalami
stress.
Nah, apa anda sering stress? Semoga tidak ya. :-)
5. Demand Headline
Biasanya produk dari headline jenis ini bisa menarik semua pengunjung.
Ya, pangsa pasarnya lebih luas. Seperti apa?
Misal, “Bagaimana mendapat uang dengan cara mudah? Di sini jawabannya!”
semua orang pasti tertarik dengan sales letter demikian. Siapa yang tidak ingin
mudah mendapat uang? Nah, kalau banyak pengunjung yang penasaran dengan cara
mendapat uang dengan mudah, berarti sales letter ini berhasil.
Yupp!! Headline ini biasanya menjawab ambisi banyak orang. Tapi,
hati-hati dengan pilihan kata yang anda gunakan. Sebaiknya, jangan gunakan
kata-kata yang berlebihan. Nanti pengunjung malah lari dari situs web anda.
Karena, mereka susah percaya dengan kata-kata yang “selangit”.
Bagaimana mudah bukan menentukan tipe headline apa yang akan Anda buat?
Pembagian jenis headline ini tidak bertujuan mengikat kreativitas anda.
Anda boleh juga kok menggabungkan jenis-jenis headline ini (headline hybrid).
Selama penggunaanya efektif untuk sales letter produk, penggabungan ini sah-sah
saja.
Oya, ada satu hal lagi yang perlu anda perhatikan dalam membuat headline.
Jangan menulis headline menggunakan huruf besar semua. Karena, penulisan dalam
huruf besar bisa mengurangi minat pengunjung dalam membaca sales letter. Anda
boleh menggunakan huruf besar untuk kata-kata pilihan dan sifatnya penting.
Bagaimana… sekarang anda pilih model headline yang mana? Tentukan
sekarang!
Selamat mencoba...